SEKAMPUNG – Pemerintah Desa (Pemdes) Mekarsari, Kecamatan Sekampung, menggelar upacara dan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor desa ini diikuti oleh seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga sekitar dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme.
Kepala Desa Mekarsari, Bapak Sutardi, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya di tingkat desa.
"Pancasila bukan sekadar coretan sejarah, melainkan petunjuk arah bagi kita semua. Di Desa Mekarsari yang majemuk ini, semangat gotong royong dan saling menghormati adalah wujud nyata bahwa kita mengamalkan Pancasila," ujar Bapak Sutardi dalam sambutannya.
Bapak Sutardi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dan menjaga kondusifitas desa. Menurutnya, tantangan zaman yang semakin maju harus dihadapi dengan persatuan yang kuat, dimulai dari lingkungan keluarga dan rukun tetangga (RT).
Selain upacara bendera, peringatan Hari Lahir Pancasila di Desa Mekarsari juga diisi dengan berbagai kegiatan positif, seperti:
Gotong Royong Massal: Membersihkan fasilitas umum sebagai simbol pengamalan sila ke-3 (Persatuan Indonesia).
Rembuk Desa: Dialog interaktif antara warga dan pemerintah desa untuk menyerap aspirasi pembangunan.
Doa Bersama: Wujud syukur atas kedamaian dan ketenteraman yang dinikmati oleh warga Mekarsari.
Melalui peringatan ini, Pemdes Mekarsari berharap generasi muda di desa dapat lebih mencintai tanah air dan membentengi diri dari pengaruh-pengaruh negatif yang dapat memecah belah persatuan. Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh aparatur desa dan tokoh masyarakat.